Masyarakat Kuamang Masih Pakai Perahu Motor Menyeberang

Selasa, 15 September 2020 | 08:46:40 WIB

Perahu motor yang digunakan warga untuk menyeberang jika ingin ke kebun atau ke ladang mereka.
Perahu motor yang digunakan warga untuk menyeberang jika ingin ke kebun atau ke ladang mereka.

BUNGOINDEPENDENT.ID, JUJUHAN - Dusun Kuamang Kecamatan Jujuhan Ilir merupakan dusun yang paling timur di wilayah Kecamatan Jujuhan Ilir. Dusun itu dibelah oleh Sungai Batang Hari dengan Kuamang Tebo.

Untuk akses penyeberangan dari Dusun Kuamang Jujuhan Ilir ke desa Kuamang Tebo warga harus pakai perahu motor untuk bisa menyeberang antar dua wilayah itu.

Neny salah seorang warga Dusun Kuamang mengatakan, bahwa ladang atau ke kebun mereka berada di Desa Kuamang Tebo. Karena tak ada jalan, mereka terpaksa memakai perahu motor dengan biaya Rp 10 ribu sekali menyeberang. 

“Kami warga Kuamang berharap pada pemerintah Kabupaten Bungo juga pemerintah Provinsi Jambi agar bisa dibangun jembatan agar kami lancar menyeberang," ungkap Neny.

Herman rio Kuamang mengatakan apa yang dikatakan warga itu betul.  "Betul sudah 15 tahun warga Kuamang Jujuhan Ilir dengan desa Kuamang Tebo menggunakan perahu motor,” ulasnya.

Katanya sebelumnya sudah pernah diusulkan agar bisa dibangun jembatan. Namun sampai saat ini belum juga dibangunkan, baik itu dari Tebo maupun dari Bungo.

“Karena masyarakat sangat berharap sekali dibangun jembatan agar bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau roda empat. Sekarang warga kalau mau ke Kuamang Tebo atau ke kebun juga ladang kalau pakai mobil harus ke Tanjung Simalidu di sana ada jembatan,” ucapnya. 

 Untuk ukuran penyebeberangan yang dilalui itu selebar 300 meter. “Selain keluhan akses penyeberangan pakai perahu motor warga Kuamang juga mengeluhkan akses jalan yang sekarang masih mengalami rusak parah. Yang sudah sering sekali diusulkan oleh masyarakat pada pemerintah Kabupaten Bungo,” ucap Herman.(azh)






BERITA BERIKUTNYA

loading...