Jembatan dan Puluhan Hektar Perkebunan Diterjang Banjir

Selasa, 22 September 2020 | 10:53:50 WIB

Sungai Batam Asam Kecamatan Jujuhan terlihat meluap, Senin(21-09-2020).
Sungai Batam Asam Kecamatan Jujuhan terlihat meluap, Senin(21-09-2020).

BUNGOINDEPENDENT.ID, MUARABUNGO - Curah hujan di wilayah Kecamatan Jujuhan berapa hari terakhir yang cukup tinggi membuat debit air sungai batang asam dan sungai jujuhan   meluap.

 

Seperti di Tanjung Belit Kecamatan Jujuhan, hasil pantauan Bungo Independen di lapangan debit air ini sudah menerjang salah satu jembatan beton dusun Tanjung Belit juga merendam perkebunan sawit dan karet warga.

 

Hendra salah seorang warga Tanjung Belit yang kebun sawit yang terendam mengakui hal itu.

 

"Kebun sawit saya terendam saya tidak bisa lagi panen, air sudah mencapai satu meter kedalaman nya,"ungkap Hendra.

 

M.Amin salah seorang warga juga mengakui hal itu. "Betul sungai batang asam meluap curah hujan cukup tinggi," kata Amin.

 

Salah satu jembatan juga sama, yaitu jembatan batang asam sudah tenggelam sedalam satu meter.

"Untung sekarang sudah ada jembatan rangka yang baru diresmikan bupati bungo H.Mashuri beberapa waktu yang lalu, sehingga membuat jalur tidak terputus, masyarakat bisa lewat jembatan baru,"ungkap M.Amin.

 

Begitu juga air sungai batang Jujuhan, juga sudah mulai meluap. Beberapa lahan perkebunan karet atau sawit warga sudah mulai terendam.

 

Camat Jujuhan Syafrizal  mengimbau  warga yang rumahnya menjadi langganan banjir agar selalu waspada.

 

"Karena curah hujan saat ini cukup tinggi kita berharap tidak akan terjadi banjir. Namun kita selalu waspada jika luapan air akibat banjir datang tiba-tiba,"ungkap Syafrizal. (azh)






BERITA BERIKUTNYA

loading...