2 Pekerja PETI di Tebo Tewas Tertimbun Longsor

Selasa, 29 September 2020 | 04:53:15 WIB

Rekan korban sedang berupaya mencari korban di lokasi PETI, Senin (28-09-2020).
Rekan korban sedang berupaya mencari korban di lokasi PETI, Senin (28-09-2020).

BUNGOINDEPENDENT.ID, MUARATEBO - Aktifitas  Penambang Emas Tampa Izin (PETI) kembali memakan korban. Kali ini terjadi di wilayah hukum Polres Tebo. Kabar ini terjadi, Senin (28/9/2020) sekitar Pukul 15.30 WIB. Dimana dua orang pekerja dikabarkan meningal dunia akibat tertimbun material longsor tanah dompeng. 

 

Dari informasi yang didapatkan oleh Bungo Independent di lapangan, kedua korban adalah Sunarto (41) warga RT.14 Desa Sungai Rambai Kecamayan Tebo Ulu dan Sukawi (20)  RT.12  juga Desa Sungai Rambai kecamatan Tebo Ulu. 

 

Kedua pelaku tertimbun saat bekerja  Dompeng  di sungai Bano Desa Teluk Singkawang  Kecamatan Sumay.

 

Insiden mengerikan ini terjadi sekitar  pukul 17.30 WIB.Saat kedua korban berada di lobang galian, sedangkan pekerja lain melakukan penembakan air ke tebing. Tiba-tiba salah satu rekan kedua korban berteriak meminta kedua korban bergegas keluar lobang karena tanah yang disemprot mengalami retak besar. 

 

Tapi sayang upaya teriakkan tidak terdengar oleh kedua korban karena kuatnya bunyi mesin. Dan akhirnya material tanah longsor menimbun keduanya.  Setelah kejadian itu, rekan kerja lain mencari bantuan dan membongkar timbunan longsor.

 

Sekira pada pukul 17.30 Wib, rekanan berhasil menemukan  korban bernama  Sukawi dibawa ke Puskesmas Teluk Singkawang dengan menggunakan sepeda motor. Tapi sayang nyawanya tidak tertolong lagi. Rekanan kerja lain tidak berhenti mencari korban kedua akhirnya, sekira pukul 18.20 WIB korban Suwarno ditemukan. Karena sudah dipastikan tidak bernyawa langsung dibawa kerumah duka. Karena sudah meninggal dunia.

 

Kapolres Tebo AKBP Gunawan Trilaksono melalui Kasat Reskrim Polres Tebo AKP Mahara Tua Siregar, S.I.K membenarkan adanya kabar tersebut. Ia mengakui belum mau berkomentar karena anggota masih dilapangan. 

 

" Ya sabar mas . Anggota masih di lapangan, nanti data sudah lengkap saya kabarkan," pungkasnya.(abu)






BERITA BERIKUTNYA

loading...